Fungsi dan Pentingnya Outline Penulisan

Memiliki sebuah kerangka penulisan dapat membantu penulis menyusun plot, konflik hingga ending dari sebuah cerita yang diinginkan. Tidak hanya itu, kerangka penulisan juga dapat dijadikan sebagai bank ide jika belum memiliki waktu untuk menyelesaikannya sesegera mungkin.

Ilustasi (Foto : Krickitt/Flickr)


Pembahasan kali ini, Sahabat Penulis akan membahas tentang pentingnya outline dalam susunan cerita yang kita miliki. Secara bahasa outline diartikan sebagai kerangka atau gagasan. Outline merupakan perencanaan yang merangkum pokok-pokok utama dalam tulisan seperti konflik, plot, tokoh yang tersusun secara sistematis untuk kemudian dapat kita kembangkan menjadi cerita yang menarik. 

Manfaat Outline

Ada begitu banyak manfaat membuat outline dalam cerita yang ingin kita buat. Sahabat Penulis telah merangkum pentingnya membuat outline dilansir dari berbagai sumber. Apa saja? Yuk mari kita bahas. 

1. Membantu penulis menentukan riset. 
Outline berisi tentang beragam hal rincian cerita yang ingin kita buat. Biasanya dalam outline tersebut terdapat materi-materi apa saja yang ingin kita bahas. Hal itulah yang membantu kita untuk menemukan data-data yang diperlukan dalam penyusunan cerita. 

2. Tulisan Jadi Lebih Teratur
Dengan adanya outline, penulisan jadi lebih mudah. Kita sudah dapat menentukan cerita apa yang akan kita buat di bab ini dan bab selanjutnya. Selain itu, jika ada perubahan, kita juga cukup mudah untuk mengubahnya.

3. Penulisan Lebih Detail
Outline membuat materi penulisan jadi lebih detail, konseptual dan menyeluruh. Hal ini karena adanya data yang sudah kita riset sebelumnya.

Langkah-langkah Pembuatan Outline

Membuat outline penulisan sebenarnya memiliki beragam metode sesuai dengan jenis tulisan dan selera yang kita punya. Kita bahkan dapat membuat metode outline sendiri tanpa terpaku dengan metode lain. Pada umumnya pembuatan outline dapat disusun dengan cara berikut ini :

1. Menentukan tema dan judul
Sebelum menyusun karangan ada baiknya kita sudah menentukan tema yang akan dibahas. Tema merupakan gagasan utama dalam karangan atau tulisan dibentuk. Setelahnya barulah tentukan judul yang diinginkan. Judul cenderung bersifat spesifik dan menjadi daya tarik bagi pembaca.

2. Mengumpulkan Bahan
Jangan menjadi penulis judul. Upaya untuk menyelesaikan tulisan yang ingin dibuat yakni dengan melakukan riset dari tema dan judul yang sudah kita tentukan. Dengan adanya riset tulisan akan lebih detail.

3. Membuat Kerangka
Jika dibutuhkan, buatlah kerangka sederhana terlebih dahulu agar penulisan sesuai dengan yang kita tuju. Dalam kerangka, uraikanlah bahasan inti.

4. Mengembangkan Karangan
Setelah kerangka karangan dibuat, langkah selanjutnya adalah mengembangkannya lebih luas. Adanya riset membantu kita mengembangkan tulisan jadi lebih optimal.

Itulah pentingnya membuat outline penulisan. Sejatinya, penulis tak pernah lepas dari pembuatan outline. Saat ia memiliki ide, di kepalanya telah tercipta outline penulisan yang ingin dia buat. Menuliskan kerangka karangan akan membantu jika suatu waktu dibutuhkan terutama ketika terjadi writer's block.

Semoga tulisan ini bermanfaat. Jika teman ada ide atau saran silahkan sampaikan di kolom komentar. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. 
Fungsi dan Pentingnya Outline Penulisan Fungsi dan Pentingnya Outline Penulisan Reviewed by Ardi Ariandar on January 11, 2021 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.